1. Menipu
Menipu adalah "pembunuh" utama dalam sebuah perhubungan. Ia umpama ledakan gunung berapi yang meletus hebat. Ada yang menipu untuk "menyelamatkan" sebuah perhubungan, namun mereka tidak mahu hati pasangan terluka. Sesetengah orang tidak dapat menerima bahawa hati mereka telah dipermainkan.
2. Harapan / Kebebasan
Ada pasangan meletakkan harapan yang sangat tinggi kepada pasangannya malah mereka bergantung penuh kepada pasangan. Ada lelaki menyukai hal ini tetapi ada juga yang sebaliknya. Di sinilah timbulnya konflik yang mungkin menyebabkan hubungan terputus di tengah jalan. Ada pula lelaki yang inginkan kebebasan, tetapi dikongkong. Hal-hal beginilah membuatkan perhubungan tersekat.
3. Terlalu Memikirkan Aspek Perkahwinan
Perhubungan yang sihat biasanya berlangsung dalam suasana yang sangat harmonis. Ia perlu diisi dengan kasih sayang dan sikap saling memahami. Bila semua ini ada barulah perhubungan boleh sampai ke peringkat serius. Tapi sesetengah wanita, yang baru saja berkenalan terus saja mengharap akan ia berakhir dengan perkahwinan. Mereka takut jika perhubungan dijalinkan hanya sia-sia sahaja. Jadi kalau timbulnya konflik ini, perhubungan boleh menjadi putus.
4. Mengungkit Hal Yang Lalu
Menjadi kepantangan bagi sesetengah orang untuk mengungkit hal-hal yang lepas. Apatah lagi jika mengungkit akan kekasih lama. Belajarlah dari kesilapan, jangan mengungkit kisah lalu kalau anda sayangkan perhubungan.
5. Berbeza Pendapat
Dalam menjalin sebuah perhubungan, perbezaan pendapat memang sering terjadi. Kita mempunyai idea yang berbeza dengan pasangan dan hal-hal inilah yang membuatkan pasangan sering berbalah. Ada yang mempunyai cita-cita tetapi tidak dapat ditunaikan hanya kerana pasangan tidak mengizinkan. Itu adalah antara perkara yang boleh membantutkan sesebuah perhubungan.
6. Status Yang Tinggi
Ada sesetengah pasangan sangat gembira dengan perhubungan yang dijalinkan. Mereka sangat bahagia namun ada sesetengahnya begitu mementingkan status diri. Mereka memilih pasangan yang dirasakan sangat sesuai dengan diri mereka.
7. Hal-hal Yang Menyakitkan Hati
Ada perkara yang dibuat oleh pasangan memang menyakitkan hati. Malah sanggup melakukan hal-hal bodoh semata-mata mahu menyakiti hati orang lain. Jadi kalau inilah yang terjadi, hubungan anda pasti tidak akan bertahan lama.
8. Kehidupan Yang Sangat Mendesak
Ada sesetengah pasangan memang suka menyusahkan pasangannya. Mereka sering memberikan masalah dengan membuat pelbagai perkara hingga ia menyakiti hati pasangan. Kehidupan yang sangat terdesak ini adakalanya membuatkan perhubungan tidak berlangsung dengan baik.
9. Kawan-kawan dan Keluarga
Tidak mustahil, kawan-kawan dan keluarga juga boleh membuatkan sebuah perhubungan menjadi tidak stabil. Pengaruh dari kawan-kawan dan keluarga boleh mempengaruhi keputusan. Jangan salah sangka, orang yang anda sayang pun boleh terlepas dari tangan jika keluarganya tidak menyukai anda.
Rabu, Juni 08, 2011
Arti Sebuah Langkah Dalam Hidup

Membangun sebuah peradaban lebih dari sekadar membuat ide-ide besar tentang dunia, melainkan memulainya dengan langkah-langkah yang digali dari sebuah keyakinan yang bersumber pada ‘kilatan’ pikiran menjadi praktek nyata.
Langkah kaki pertama akan membuka jalan seterusnya bagi manusia untuk memilih jalan yang ada di depan mata. Selagi kita tidak pernah memulai langkah, jalan itu hanyalah sebuah ke-samaran tak berujung, karena hanya tinggal dalam sebuah lamunan di kepala.
Seperti di pesankan Dr Martin Luther King Jr, bahwa anak tangga pertama dalam langkah kita akan membawa kita pada anak tangga selanjutnya, dan akhirnya kita akan sampai pada puncak anak tangga yang menjadi tujuan kita. Setiap keimanan manusia adalah keyakinan hati yang menjadi tekat dalam tindakan sehingga kita sampai pada muara, puncak keimanan akan kita dapatkan setelah kita menapaki semua anak tangga sehingga kita mengerti pada titik mana pijakan kita. Setiap titik langkah akan menjadi rasa syukur tak berhingga, karena setiap tahapan menjadikan manusia semakin memahami keberadaan dirinya sebagai unsur alam semesta.
Hidup, bukanlah sebuah kebetulan belaka setiap manusia terlahir di dunia, ada hikmah dibalik semua keberadaan materi alam semesta. Menjalani hidup adalah kodrat makhluk, namun meratapi hidup adalah kesia-siaan yang teramat merugikan.
“Mengasihani diri adalah tindakan yang sia-sia dan sangat merugikan,” (Miracle Worker)
Sebuah petikan ungkapan seorang pekerja yang tidak mau tunduk pada keterbatasan apapun yang ada dalam diri manusia. Pekerja yang menakjubkan, tiada mengeluh dan selalu bersungguh-sungguh karena yakin akan kemampuannya dan seseorang pasti mampu berubah dan belajar memalui kata. Anak seorang kaya yang bisu tuli pun akhirnya mengenal dunia melalui kata, meski sebuah isyarat, tapi itulah bahasa semesta. Tiada yang tidak mungkin, semua bisa terjadi asal yakin semua keterbatasan dapat dikalahkan dengan kemauan untuk belajar dan bekerja keras.
Bayangkan mobil yang berjalan di malam hari. Lampunya hanya menerangi tiga puluh sampai enam puluh meter ke depan, tetapi Anda bisa bergerak dari Calif ornia sampai New York dengan mengemudi mobil dalam gelap, karena yang perlu Anda lihat hanyalah enam puluh meter ke depan. Dan begitulah hidup menguak di hadapan kita. Jika kita percaya bahwa ada enam puluh meter lagi yang akan menguak sesudahnya, dan enam puluh meter lagi sesudahnya, hidup Anda akan terus menguak. Dan pada akhirnya akan menempatkan Anda di tuj uan yang sungguh - sungguh Anda inginkan karena Anda menginginkannya.
Sajak Ku..
Saat matahari membunuh daun-daun Hulang ditelan penghujung jalan kesendirianku dalam peluh Disini...
Tonggak napas terpancang, menggerogoti tulang-tulang Menyetubuhi kelopak jasad dalam suara centang prenang kepanasan Membayangi pelataran perut bumi Untuk sajak jalananku untuk +3%!
LUKISAN ALAM
semburat warna berpendar terlukis ciptaan illahi tiada kanvas menandingi bukan juga picasso dalam potret monalisa ia maha kuasa indahnya pagiku beranekaragam warna merah bercampur jingga kuning bergelut nila secercah putih sebagai bingkai goresan yang tiada duanya
Tonggak napas terpancang, menggerogoti tulang-tulang Menyetubuhi kelopak jasad dalam suara centang prenang kepanasan Membayangi pelataran perut bumi Untuk sajak jalananku untuk +3%!
LUKISAN ALAM
semburat warna berpendar terlukis ciptaan illahi tiada kanvas menandingi bukan juga picasso dalam potret monalisa ia maha kuasa indahnya pagiku beranekaragam warna merah bercampur jingga kuning bergelut nila secercah putih sebagai bingkai goresan yang tiada duanya
JALAN HIDUP

Terkadang ku termenung melihat masa lalu ku yang kelam
Apakah ini suratan takdirku?
Yang harus di takdirkan untuk menderita....
Aku tahu mungkin ini ujian yang Tuhan ijinkan terjadi kepadaku
Tapi apakah ujian ini harus selalu ada dan tak pernah selesai selesai???
Sampai kapan aku harus menjalani ini semua?
Apakah aku harus menunggu sampai aku menutup mata
Biar aku bisa melewati masalah ini dengan tuntas...
Bosan.... kesal.... sedih aku akan hidup ini....
Kadang ku teringat pepatah dahulu yang berkata
"Berakit rakit dahulu berenang renang ketepian
Bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian"
Apakah aku harus bersakit sakitan terus???
Sampai kapan?? Sampai kapan aku sembuh dari sakit ini?
Pernahkah anda berpikir bahwa akan menempuh jalan hidup seperti ini.??

Jika merunut kebelakang, pasti kita melihat jalan yang pernah kita lewati, kadang jalan itu lurus, kadang sangat terjal, sempat terjatuh, kadang melingkar dan lain-lain. Kemarin saya diskusi dengan beberapa teman, dan obrolan sampai kesini karena mendadak seorang teman bertanya…”Benarkah dulu pernah memikirkan akan menjadi seperti ini?” Dan semua ramai menjawab…”Tidak, dulu begitu lulus, langsung ingin bekerja, mendapat uang, bisa membantu orangtua dan adik…”jawab salah satu teman. Teman yang lain menimpali…”Hmm saya dulu pindah ke perusahaan ini, karena ada iming-iming ada peluang untuk disekolahkan. Bagi orang seperti saya, yang berasal dari keluarga biasa, investasi untuk sekolah adalah hal yang sangat mahal,” jawab temanku satunya.
Obrolan ini mengingatkan saya, pada cerita Papa(saya fans beliau), bahwa kita bisa melihat keindahan karena ada keburukan. Seorang gadis terlihat begitu cantik, karena kita membandingkan ada gadis lain yang wajahnya tidak cantik, walau antara yang cantik dan yang buruk rupa sama-sama berhati baik. Pembelajaran nya adalah, bahwa kita bisa mensyukuri kenikmatan yang kita peroleh, jika kita juga pernah merasakan sulitnya kehidupan, sulitnya mencapai cita-cita, sehingga dapat membandingkan antara dua hal yang berbeda, antara yang tidak menyenangkan dan hal yang menyenangkan.
Ada cerita lain, seorang anak muda sedih sekali, karena begitu lulus dari suatu PTN belum mendapatkan pekerjaan. Dia sangat ingin membahagiakan orangtuanya, namun tak sebuahpun lamaran memberikan jawaban, dan rata-rata menolaknya dengan berbagai alasan. Suatu ketika, dia mendapatkan surat, yang memintanya untuk ikut test di suatu BUMN. setelah melalui lima tahap test, sampailah dia pada tahap wawancara. Pada saat yang sama, surat lamaran yang dikirimkan setahun yang lalu, memberi jawaban, mengundangnya untuk ikut test dan wawancara pada perusahaan tersebut. Anak muda tadi bimbang, namun akhirnya dia memutuskan untuk meneruskan ikut test yang sudah dijalani lima tahap, pada tahap terakhir test dia lulus dengan nilai baik, dan terus mendapat pendidikan, serta kemudian ditempatkan di cabang perusahaan BUMN tersebut. Sekarang dia telah menduduki posisi penting di perusahaan tersebut, dan jika menengok kebelakang, maka dia berkata” Mungkin jalan hidupku ada di perusahaan ini”
Kadang kita dipindahkan ke tempat yang dianggap kurang menyenangkan, atau istilahnya dikotakkan. Tapi ternyata ada seseorang, yang walaupun dipindah ketempat yang dianggap kurang menyenangkan, dan hanya berhubungan dengan data dan angka-angka, dia malah banyak belajar, dan memahami angka-angka tersebut. Waktu yang ada banyak digunakan untuk membuat analisis perusahaannya, dan akhirnya Direksi merasa dibantu oleh adanya analisis perusahaan tersebut. Bagaimana kehidupan orang ini? Suatu ketika, saat dia akhirnya mendapat kesempatan menjadi seorang Pimpinan Puncak perusahaan, dia begitu ahli dalam analisis, dan menjadi seorang yang dikenal mampu melihat angka dengan cepat, pandai berkomunikasi dan ber empati dengan baik.
Oleh karena itu, kadang kita tak mendapatkan apa yang kita inginkan, namun dimanapun kita ditempatkan, tentu ada hal baru yang bisa dipelajari, betapapun membosankannya tempat baru tersebut, Jika kita bisa meng “create ” pekerjaan, membuat pekerjaan menjadi menyenangkan, maka orang lain akan melihat, bagaimana tangguhnya seseorang, dan betapa dia bisa bekerja tanpa ada bimbingan dan dimanapun berada dapat tetap berkarya, maka tawaran yang menarik akan menghampiri orang-orang seperti ini.
Kemarin sore saya juga mengobrol dengan teman, bagaimana membuat kita tetap bergairah, dimanapun kita berada. Kegairahan ini juga akan memotivasi diri kita untuk bekerja lebih baik, dan lebih baik lagi. Dan tanpa disadari, sebenarnya hal-hal seperti ini yang akan memberikan peluang baru, kesempatan baru, karena siapapun akan senang bekerjasama dengan orang yang penuh semangat.
Minggu, Juni 05, 2011
Membangun Suasana Menyenangkan; Kiat Menjadi Guru Favorit

Siapa saja pasti akan merasa senang bila berada dalam suasana yang menyenangkan. Orang yang pandai membangun suasana yang menyenangkan dalam sebuah hubungan, juga pasti akan disenangi oleh banyak orang. Demikian pula dengan guru hendaknya pandai membawa membawa suasana yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar.
Dalam banyak kesempatan, penulis sering mengamati bahwa ternyata guru favorit atau yang banyak disenangi oleh murid-murid adalah seorang guru yang menyenangkan. Seorang guru yang menyenangkan adalah seseorang yang mempunyai kepribadian sebagai berikut:
a. Memahami Kebutuhan Anak Didik
Guru yang dicintai oleh murid-muridnya adalah yang bisa memahami kebutuhan anak didiknya dengan baik. Orang yang demikian biasanya senantiasa mengedepankan dialog atau keterbukaan. Dalam hal ini, ia berusaha untuk bisa mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan anak didiknya berikut alasan atau sebab-sebabnya. Dengan demikian, ia bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan anak didiknya.
Sebaliknya, guru yang tidak bisa memahami kebutuhan anak didiknya biasanya bersikap kaku dan tak mengenal kompromi. Ia merasa sebagai orang paling dewasa dari seluruh anak didiknya dan oleh karenanya harus selalu diikuti keinginan, pendapat, dan perintahnya. Guru yang semacam ini akan cenderung menjadi otoriter dan sudah barang tentu tidak disenangi oleh anak didiknya. Sebab, sudah menjadi sifat dasar setiap manusia akan merasa senang jika didengar dan dipahami kebutuhannya.
Dalam proses belajar mengajar memang sudah ada kurikulum yang menjadi panduan seorang guru dalam memberikan materi. Mengenai kurikulum dan materi pelajaran ini memang sudah seharusnya menjadi panduan yang mesti diikuti. Akan tetapi, dalam pelaksanaan yang berkaitan dengan komunikasi dan cara seorang guru menyampaikan materi pelajaran sangat dibutuhkan kemampuannya memahami anak didik secara langsung. Di sinilah dibutuhkan seorang guru yang mempunyai perhatian kepada anak didiknya bahwa mereka juga anak manusia yang mempunyai perasaan yang butuh dipahami. Bila hal ini dilakukan dengan baik, maka seorang guru akan dicintai oleh murid-muridnya.
b. Memberikan Penghargaan
Seorang guru yang dicintai oleh murid-muridnya adalah yang bisa memberikan penghargaan kepada murid-muridnya. Penghargaan yang dimaksudkan di sini tidak harus bermakna penghargaan yang berupa materi atau pemberian hadiah berupa barang. Penghargaan juga bisa diberikan hanya dengan kata-kata yang bermakna positif dan menyenangkan. Misalnya, pada saat seorang anak didik berhasil menyelesaikan pekerjaannya, seorang guru berkomentar, "Bagus sekali, ternyata kamu bisa menyelesaikannya dengan baik." Sudah tentu, sang anak akan merasa senang karena apa yang telah dilakukannya mendapatkan penghargaan dari gurunya.
Sebaliknya, apabila seorang anak didik telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, seorang guru berkomentar sebaliknya, "Mengerjakan begitu saja lama sekali, padahal ini sebenarnya sangat mudah." Mendengar komentar dari sang guru, sudah tentu murid yang dimaksud tidak merasakan senang di hati meskipun ia telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya.
Pembaca yang budiman, memberikan penghargaan sebagaimana tersebut sesungguhnya tidak sulit untuk dilakukan. Tidak membutuhkan biaya, namun yang dibutuhkan hanya ketulusan dari hati yang bersih untuk melakukannya. Oleh karena itu, sebagai guru yang ingin berhasil dalam melaksanakan tugas dan mengemban tanggung jawab yang mulia, sudah tentu akan berusaha untuk bisa memberikan penghargaan kepada anak didiknya.
c. Dapat Mengontrol Emosi dengan Baik
Menjadi seorang guru tidak selalu menghadapi murid-murid yang baik, penurut, anteng, atau tidak pernah iseng. Ada saja dari murid-murid yang justru sikapnya bisa memancing kemarahan gurunya. Maka, guru yang tidak bisa mengontrol emosinya dengan baik, dia terpancing untuk memarahi anak didiknya. Apalagi bila sebelum berangkat untuk mengajar ia sudah ada ketidaknyamanan atau masalah dari rumahnya, seorang guru bisa mememberikan hukuman yang bahkan melebihi dari perbuatan muridnya yang dianggap salah oleh guru tersebut.
Berbeda dengan seorang guru yang bisa mengontrol emosinya dengan baik. Jika ada di antara muridnya yang melakukan perbuatan yang melanggar dari aturan sekolah atau kepatutan yang sedang berlaku, ia mencoba untuk memahami mengapa anak tersebut melakukan perbuatan itu. Sang guru akan dengan lembut memanggil anak tersebut lantas menanyainya dengan baik-baik. Dalam banyak kasus, justru perhatian seorang guru yang bertanya dengan baik-baik kepada anak yang bermasalah menjadikan mereka berhenti dari perbuatan tidak baiknya.
Mengedepankan sikap yang lembut jauh lebih bermanfaat daripada memberikan reaksi spontan dan kemarahan kepada anak didik yang melakukan kesalahan. Anak-anak yang didekati dengan kemarahan biasanya akan sulit benar-benar berhenti dari perbuatan tidak baiknya. Jika memang berhenti, biasanya tidak berangkat dari kesadarannya, melainkan karena dimarahi oleh gurunya. Berbeda sekali dengan anak yang diajak berbicara baik-baik, ia merasakan ada perhatian dari gurunya. Padahal, sudah menjadi sifat dasar setiap manusia jika diperhatikan akan merasa senang hatinya. Di sinilah sesungguhnya menjadi penting bagi seorang guru untuk dapat mengontrol emosi dengan baik agar para muridnya merasa senang, sehingga proses belajar mengajar pun dapat berjalan dengan baik.
d. Tidak Menjaga Jarak dengan Anak Didik
Guru yang dicintai oleh anak didik adalah guru yang tidak menjaga jarak dengan mereka. Tidak menjaga jarak yang dimaksudkan di sini adalah sengaja mendekatkan diri dengan anak didiknya untuk membangun keakraban. Sebab, tidak sedikit guru yang dengan alasan menjaga wibawa maka tidak mau dekat-dekat dengan anak didiknya. Atau, kalau dalam istilah sekarang, guru yang "jaim" (jaga image).
Meskipun tidak menjaga jarak adalah hal penting agar seorang guru dicintai murid-muridnya, bukan berarti seorang guru bergaul seakan tanpa batas dengan murid-muridnya. Misalnya, bergurau bersama dengan murid-murid sampai kelewat batas norma dan nilai yang berlaku, berdekatan secara fisik dengan anak didik yang berbeda jenis kelamin, atau saking dekatnya sehingga apa saja diceritakan kepada murid-murid, termasuk hal-hal yang semestinya adalah privasi.
Tidak menjaga jarak dengan anak didik bukan berarti seorang guru tidak profesional lagi dalam proses belajar mengajar. Dalam urusan yang satu ini, guru memang harus tetap tampil sebagai seorang yang mengelola proses belajar mengajar bersama murid-muridnya. Meskipun pengelola dalam proses belajar di kelas atau bahkan di luar kelas, seorang guru yang dicintai anak didiknya biasanya tetap bersahaja, tidak angkuh, atau merasa paling pintar sendiri. Ia mempunyai kepribadian yang terbuka, bisa menerima saran, atau bahkan kritik. Seorang guru yang demikian biasanya pula tidak pelit untuk mengucapkan mohon maaf dan terima kasih kepada anak didiknya.
Minggu, 05-06-2011 RSS Feed Adolf Bramandita Petualangan di Pedalaman Papua. Menyeberang Sungai di Pedalaman

Inilah realita beratnya jalur transportasi di pedalaman Papua. Sungguh merupakan kondisi yang perlu di perhatikan. Papua yang begitu kaya dengan sumber daya alam, sangat kontras dengan kondisi lingkungan dan jalur transportasi. Beberapa titik di jalur pedalaman berpotensi mengakibatkan longsor. Apalagi kondisi tanah di jalur ini cukup labil, sehingga dengan mudah struktur tanah akan berubah. Jalur ini merupakan satu-satunya yang menuju ke kota kecamatan dan kabupaten di wilayah pegunungan tengah. Selain itu bisa menggunakan pesawat perintis yang menjelajahi wilayah pedalaman. Tentunya tarif ke pedalaman, baik darat maupun udara sangat mahal. Padahal bisa tiap hari jalur ini dilalui oleh angkutan pedalaman yang sering disebut Strada (Mitsubhishi Strada). Mungkin dapat kita bayangkan berapa juta uang berputar melalui transportasi darat. Begitu juga dengan transportasi udara, tarifnyapun cukup mahal.
Maka tidak salah kalau harga-harga kebutuhan pokok di pedalaman sangat mahal untuk ukuran Jawa. Bisa dimaklumi karena jalur pedalaman sangat sulit dan tidak selalu lancar. Seperti nampak dalam foto ini, secara kebetulan baru pagi harinya bisa melewati jalur sungai. Karena malamnya ada sebuah truk yang nyangkut di tengah sungai. Belum lagi kalau hujan yang membuat air sungai meluap. Mungkin bisa menuggu 1-2 hari menunggu air surut. Begitupun transportasi udara tidak selalu lancar, diakibatkan cuaca yang tidak selalu menentu. Bisa jadi setelah pesawat sudah landing, akan kembali turun ke bandara, dikarenakan awan gelap mulai muncul dan menutupi pandangan.
Mungkin ini bagian dari realita transportasi yang unik dan rumit. Fakta ini nampaknya perlu menjadi perhatian dari berbagai pihak. Walaupun cukup lama prosesnya, namun masih nampak juga perhatian pemerintah dalam kepeduliannya mempermudah jalur pedalaman. Termasuk pembangunan jembatan dan mengaspal jalan beberapa titik rawan. Cuma yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah adalah proses tindak lanjut dari hasil pembangunan. Mengapa? Apa yang sudah dibangun pemerintah daerah tentunya perlu perawatan secara khusus. Ini yang terkadang terlupakan. Melihat kondisi jalur yang melewati hutan lebat dan tanah yang labil tentunya pemerintah daerah punya perhatian secara khusus. Terlebih dengan potensi-potensi di pedalaman yang semakin berkembang, bisa menjadikan buah pertimbangan tersendiri. Namun yang perlu diingat adalah masalah etika dalam memerhatikan lingkungan. Masalah ini selalu muncul dalam setiap pembangunan yang berkelanjutan. Juga masalah perubahan sosial dari masyarakat yang nantinya akan semakin berubah pola kehidupannya, apabila memang jalur ini semakin lancar. Memang selalu ada yang dipinggirkan dari setiap pembangunan dimanapun.
Selain itu yang menjadi tantangan yaitu proses terbenturnya aspek kepentingan umum dengan budaya setempat. Bertahun-tahun kondisi ini akan selalu muncul di tengah pembangunan tanah Papua. Tantangan ini memang tidak mudah, bisa membutuhkan biaya yang lebih dari yang direncanakan. Semua kembali pada komitmen yang berwenang untuk menindaklanjuti proses ini. Mengingat kompleksnya permasalahan ini, tentunya pemerintah daerah punya jalur kebijakan dalam menindaklanjuti baik buruknya sebuah proses pembangunan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
BAB. I PENDAHULUAN Saat ini tanaman kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang penting setelah beras disamping sebagai bahan pakan dan i...
-
MEDIA PEMBELAJARAN DAN SUMBER BELAJAR DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN D...
-
RENCANA DEFINITIF KELOMPOKTANI I. IDENTITAS KELOMPOK 1. Nama Kelompok : ............................
-
Mikroorganisme Tricoderma Pupuk merupakan bahan tambahan yang diberikan ke tanah untuk tujuan memperkaya dan meningkatkan kondisi kesuburan ...
-
Jangan mengerjakan apa yang anda senangi, tapi senangilah apa yang anda kerjakan. – Unknown Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, te...
-
Membangun sebuah peradaban lebih dari sekadar membuat ide-ide besar tentang dunia, melainkan memulainya dengan langkah-langkah yang digali d...
-
Banyak peristiwa yang berlaku di sekeliling kita saban hari. Ada yang kecil dan ada yang besar. Namun, sejauh mana kita memanfaatkan peristi...
-
Ini mimpi Aku yang akan datang. . “Saya ingin terus sekolah terus mencari pekerjaan untuk membiayai sekolah saya. Terus saya ingin memb...
-
If you look up at the sky after falling down, the blue sky is also today stretching limitlessly and smiles at me… Yeah.. I’m alive! motivasi...